Antara Singer, Janome, dan Brother




Bingung memilih merk mesin jahit pertama yang akan segera ku beli. Ada 3 pilihan mesin jahit yang ku inginkan, yaitu; Singer, Janome, dan Brother.
Tipe mesin jahit dari masing-masing merk cukup beragam, namun kembali kepada kemampuan kantong untuk dapat membawa pulang mesin jahit tersebut, maka untuk awalan aku membuat batasan jumlah biaya yang harus ku keluarkan untuk membelinya. Harga yang aku cari mulai dari 1,5 juta hingga 2,5 juta rupiah.

Jika sudah ku kuasai tehnik menjahit dan dapat menghasilkan karya, mungkin akan melirik tipe mesin jahit yang lebih baik lagi dan tentunya harganya yang lebih dari yang pertama kali akan ku beli.

Aku sudah menjelajah dunia maya dan dunia nyata untuk mencari mesin jahit yang akan aku beli. Namun yang belum pernah sama sekali ku lihat adalah merk Janome, untuk singer dan Brother aku sudah melihatnya secara langsung. Sedangkan versi internetnya semua sudah aku lihat.

Merk singer menawarkan pelatihan gratis menggunakan mesin jahitnya hingga kita dapat mengoperasikannya sendiri. Merk Janome di desain khusus untuk pemula dan yang belum pernah menjahit sama sekali. Merk Brother memang lebih mahal dari kedua merk tersebut, namun toko yang menjualnya pun memberikan penawaran pelatihan gratis agar dapat mengoperasikannya. Jenis mesin jahit yang ku pilih dari ketiga merk tersebut adalah mesin jahit rumahan yang otomatis dan portable.

Mesin jahit yang ku cari harus selain awet dan kokoh juga harus bisa bersifat praktis dan mudah dibawa, jadi kalau pindah rumah atau ada teman yang ingin minta di ajari bisa langsung di bawa tanpa repot.

My next plan setelah mendapatkan mesin jahit adalah sekaligus mencari guru privat yang waktunya fleksibel dan dapat mengajariku menjahit dengan mahir. Sambil bekerja mengumpulkan modal, aku akan berlatih terus dirumah dan online via internet untuk belajar design baju atau apapun yang ingin ku jahit. Setelah modal terkumpul, aku ingin ambil kursus design merancang busana, sambil tetap bekerja dan menjual hasil karya untuk mengumpulkan modal usaha mandiri.

Artikel Terkait

artikel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar